Aneka Snack Box Enak Bali 2015

Aneka Snack Box Enak Bali 2015, dapatkan banyak pilihan untuk kue kotak untuk berbagai kegiatan di Bali seperti rapat, meeting, konferensi, pernikahan, catering, rombongan travel agent atau tour.   More »

Rombongan Travel PT Ekuta Holiday Makan Siang di d’Sambal

Terima Kasih Rombongan Travel PT Ekuta Holiday, sudah mempercayakan grup tours untuk makan siang di d’Sambal cabang Nusa Dua Bali. Kami membuka kerjasama untuk travel agent atau perusahaan tours baik di Bali More »

Paket Nasi Kotak Bali – Kemasan menarik, halal, bisa delivery

Aneka Paket Nasi Kotak Bali, bisa pilih menu sendiri atau berbagai paket nasi kotak Bali d’Sambal harga mulai Rp. 15.000 hingga 30ribuan. Mau nasi kotak halal, enak, bersih dan murah? Ayo call More »

Sensasi 36 Sambal 30 lauk

Warung d’Sambal menyediakan menu spesial untuk pencinta pedasss di Bali, seperti ikan bakar khas Jimbaran, ayam bakar spesial, bebek goreng crispy dll, dengan 36 jenis pilihan sambal fresh (baru dibuat kalau dipesan) More »

Review & Testimonial d’Sambal

Review & Testimonial d’Sambal – testimonial rumah makan favorit di Bali d’Sambal, nasi kotak, jasa catering di Bali More »

 

Tag Archives: haki bali

Urus HaKi Gratis, Pengrajin Bali Harus Segera “Lindungi” Karyanya

Outlet d'Sambal:
d'SAMBAL Nusa Dua - Tanjung Benoa:
Jl. By Pass Ngurah Rai Jimbaran, Nusa Dua (10 meter sebelah lampu merah Taman Griya) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Uluwatu/ GWK:
Jl. raya Uluwatu (seberang SPBU UNUD) (peta klik di sini)
d'SAMBAL Airport Ngurah Rai - Kuta :
Jl. Toya Ning Kedonganan Kuta (50 meter dari Benoa Square) (peta klik di sini)
Melayani : Reservasi untuk tempat makan rombongan, tour travel, nasi kotak halal, snack box, catering silakan hub telp/ WA / SMS : 0821 441 24551

Clients d'Sambal : Kementrian Luar Negeri, Citibank group, Dinas Perhubungan Bali, PT Bali Berjaya Tours, PT Mitra Inovasi Gemilang, Manajemen Pasar Baru Bandung, BRI Jakarta, banyak sekali tour travel di Bali dan luar Bali, client lengkap cek di halaman CLIENT

P.S : juga melayani pembelian voucher wisata Bali, dgn harga spesial murah seperti : tiket rafting, cruises, tiket tari Kecak & Barong, Watersport Tanjung Benoa, Spa, hotel, kapal selam , tiket2 objek wisata Bali, cek harga promo di website Paket Liburan ke Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pelaku UMKM di Bali yang belum banyak yang mencari HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual). Padahal akses untuk mendapatkan HaKI sejak 2015 ini tidak dipungut biaya.

“Terutama pengrajin dan UMKM yang masih tradisional, masih jarang sekali yang mengakses HaKI itu. Kalau memang mereka sudah punya hak itu nanti kan bisa dipatenkan, kan secara ekonomis kan bisa dimanfaatkan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Bali, Dewa Nyoman Patra, Jumat (6/11/2015).

Mereka kemungkinan kurang paham, dan mereka malah bangga jika hasil karya mereka dijiplak oleh orang lain.

Sementara itu tidak dipungutnya biaya terkait hak paten ini dijelaskan Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijaya selepas kunjungan kerja DPR RI ke Denpasar, Bali, Senin (2/11/2015) kemarin.

“Jadi tadi kami minta sejak awal tahun 2015 HaKI itu dibantu oleh Kementrian Koperasi dan UKM itu gratis, yang menterinya juga dari Bali ini (Puspayoga). Supaya terurus hak-hak intelektual terhadap pengrajin ini,” ujarnya.

Ia juga meminta untuk barang-barang kerajinan bisa disertifikasikan menjadi sertifikasi nasional Indonesia, supaya tidak ditiru oleh bangsa lain, sehingga menjadi kekuatan eskpor bagi Bali maupun Indonesia.

“Ini bukan hanya wacana, tetapi sudah ada keputusan Kementerian Koperasi dan UKM yang bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM yang mengurus HaKI tersebut. Sudah ada anggaran HaKI makanya saya sarankan sama Pak Sekda Provinsi Bali untuk menanyakan syarat-syarat tersebut ke Kementrian Koperasi dan UKM,” ucap Azam.

Ketua Komisi VI yang membidangi UMKM, Perdagangan, Perindustrian, Penanaman Modal, BUMN ini juga menghawatirkan bahwa UMKM di Bali akan tergerus sehingga yang tumbuh adalah usaha modern, dan personil orang asing yang bekerja di Bali.

“HaKI ini penting sehingga UMKM Bali tetap menjadi daya tarik, dan tidak tergusur usaha modern, karena itulah kekayaan dariBali. Coba saja lihat patung Bali, ukiran Bali, seperti tadi disampaikan, kopi di Bali saya dorong untuk eskpor dan HaKI itu adalah satu ornamen agar tidak ditiru oleh pihak luar,” tambah Azam.(*)

Sumber : http://bali.tribunnews.com/2015/11/06/urus-haki-gratis-pengrajin-bali-harus-segera-lindungi-karyanya

error: Content is protected !!